Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kesaksian Alyudin Bin Zainul, Muslim Asal Aceh Masuk Kristen: "Saya Butuh Yesus"

muslim aceh terima Yesus

Alyudin lahir sebagai seorang muslim. Ia berasal dari Kabupaten Pidie, Aceh. Ia merasa belum mendapat ketenangan dan kedamaian ke mana pun ia mencari. Ia mengaku pernah berpesta pora, mabuk-mabukan, hingga obat-obatan untuk mencari kesenangan. Ia juga sholat, beribadah, mengaji untuk mencari ketenangan yang didambakannya, tetapi hasilnya nihil. Begitu ia percaya kepada Tuhan Yesus, ia mendapatkan damai, perlindungan, rasa aman, dan juga ketenangan.

Dalam kesaksiannya, Alyudi bercerita tentang bagaimana ia salah jalan, berbuat banyak dosa. Lalu bertemu dengan seorang sahabat yang begitu baik yang membantu dirinya mengenal Tuhan Yesus.

Mereka berjumpa di Bandung. Awalnya Alyudin merasa dirinya orang yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Melakukan banyak hal untuk mencari kesenangan, tetapi yang didapat hanyalah kesenangan sementara. Saat berbincang, ia tidak suka kepada sahabatnya ini karena seorang Kristen. Ia curiga sahabatnya akan mengkristenkan dirinya.

Sahabatnya ini bercerita banyak tentang Tuhan Yesus. Namun, Alyudin tidak mengerti. Menurutnya, apa yang dilakukan orang Kristen menyembah patung itu tidak masuk logikanya. Sahabatnya ini menjelaskan dengan sabar, memakai banyak perumpamaan, tetapi tetap tidak bisa dimengerti oleh Alyudin.



Semakin hari, Alyudin melihat bahwa temannya ini orang baik. Sopan dalam tingkah laku, lembut dalam perkataan, sering sekali berdoa dalam jangka waktu yang lama. “Saya merasa kasihan orang sebaik itu akan masuk neraka padahal saya yang dikasihani,” ujarnya.

Roh Tuhan pun menyentuh hati Alyudin. Ia mengingat dosa yang sudah lama dan yang ia sedang jalani. "Seperti bercermin saya dapat melihat diri saya penuh dengan dosa dan condong jatuh dalam dosa." 

Mulailah Alyudin mengingat cerita dari sahabatnya tentang bagaimana Yesus mati disalib. Ia kemudian menangis, mengingat bagaimana Yesus mati demi menebus dosa semua umatnya. Yesus menjadi korban, padahal tidak melakukan dosa. Yesus dicemooh, dihina, dicela, tetapi Ia bangkit, hidup dan naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi orang-orang yang percaya. "Saya merasa Roh Kudus menyentuh hati saya, hadir di dalam diri saya dan memberikan pengertian kepada saya," ungkapnya.

"Sekarang saya mengerti, saya butuh Yesus," kata Alyudin.

Tonton video kesaksian Alyudin Bin Zainul, seorang Islam asal Aceh yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat:

(Sumber: YouTube Hidup untuk Bersaksi)

7 komentar untuk "Kesaksian Alyudin Bin Zainul, Muslim Asal Aceh Masuk Kristen: "Saya Butuh Yesus""

  1. Luar biasa saudara..Selamat Natal dan Tahun baru untuk saudara dan keluarga. Tuhan memberkati🙏🙏
    salam dari Flores.

    BalasHapus
  2. mantap Tuhan Yesus memberkati amin

    BalasHapus
  3. Yaa TUHAN,,KOG BISA KAU TERSESAT,,TULISAN ALLAH & MUHAMMAD ADA DIMANA-MANA JADI MURTAD JUGA KAU,,APAKAH ADA PERNAH DI AWAN ITU TERLUKIS SALIB??,MASIH ADA WAKTU KAU MASUK ISLAM LAGI & HIDAYAH SELALU ADA TINGGAL KAU MAU BERUSAHA UTK MERAIHNYA,,

    BalasHapus

  4. Yaa TUHAN,,KOG BISA KAU TERSESAT,,TULISAN ALLAH & MUHAMMAD ADA DIMANA-MANA JADI MURTAD JUGA KAU,,APAKAH ADA PERNAH DI AWAN ITU TERLUKIS SALIB??,MASIH ADA WAKTU KAU MASUK ISLAM LAGI & HIDAYAH SELALU ADA TINGGAL KAU MAU BERUSAHA UTK MERAIHNYA,,

    BalasHapus
  5. Bukan Agama yg menyelamatkn jiwa tapi yakin dan percaya kpd DIA Sang Pemberi hidup yi FIRMAN yg hidup (YESUS)

    BalasHapus
  6. Saya sebagai Islam miris membaca artikel ini karena dalam tulisannya ada kata "dia ini bertemu dengan orang lain di kota lain,bukan kota asalnya". So, brrti ini kan baru ketemu (klau secara logika) maka krna baru ktemu mereka ini tnpa di paksa hrus baik satu sama lain tnpa hrus melibatkan agama. Dan orng ini (yang baru masuk agama lain) tnpa di sadari telah di hasut lahan perlahan mempercayai bicaranya orng itu tntang agama lain dan memercayai tnpa minta keputusan kepada Allah untuk meminta petunjuk yaitu dengan cara (sholat istikharah) malah langsung percaya begitu saja, astaghfirullah sugguh sangat" mengharukan. Dan ada juga katanya masa dulu semasa di agama Islam sholat,baca Alquran,katanya belum dapat ketenangan. Memang bener Allah memberikan ketenangan ketika hambanya membaca Alquran ataupun sholat, tetapi ada sebagian manusia tidak bisa tenang dan tetap gelisah krna itu bukan salah Allah atau salahnya agama namun kembali lagi pada kita, apakah kita membacanya Al-Qur'an atau sholatnya khusu' kepada Allah. Dan Allah memberikan bnyak cara untuk membuat kita tenang jika baca Alquran dan sholat tidak bisa mngkin kitanya belum bisa berkumpul bersama orang" Sholeh maka Allah ingn kita berkumpul bersama orang" Sholeh. Cepat"lah cari jalan lurus lagi sebelum ajal menjemputnya, krna ketika nafas sudah tidak ada maka ketika itulah semua yang kita inginkan tidak bisa kembali lagi

    BalasHapus
  7. Kitab mana yang diikuti, apakah terbukti keasliannya. apakah ada peran serta manusia yang buat di sana. apakah terjadi kontroversi antar isinya. misal perjanjian lama dan perjanjian baru saling sinergis atau ada yg bertolak belakang. Seluruh dunia kitabnya sama atau ada versi2 tertentu. Bagi yang berakal sehat dan berfikir mereka akan sadar. Teori ketuhanan yang serba terbolak balik (siapa yesus, siapa anak Allah, siapa Allah). Apakah yang mengatakan tuhan itu yesus sendiri atau orang lain yang disebut paulus.Makan babi tidak boleh di alkitab, tapi banyak yang makan. Ketahuilah apa yang sering diberitakan orang kristen tentang kejelekan Islam itu sama sekali tidak mendasar dan salah besar baik tentang teroris, poligami, sholawat, dll. yang ceritanya dibolak-balik yang sama sekali tidak sesuai apa yang dituntunkan oleh Islam itu sendiri. Dalam Islam, al quran tidak ada kontroversi sama sekali, bahkan menegaskan bahwa Allah itu esa tidak beranak dan tidak diperanakkan.

    BalasHapus