Recent Posts

    Kesaksian Ex Komandan Negara Islam Indonesia Terima Yesus, Menjadi Penginjil

    kesaksian nurdin menjadi penginjil

    Dalam sebuah kesempatan, seorang mantan Komandan Negara Islam Indonesia (NII) menceritakan alasannya kenapa dia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.

    Nurdin, yang juga seorang mantan Penghulu menceritakan dalam sebuah video di channel Saifuddin Ibrahim, bahwa sampai sekarang dia masih mengakui dirinya sebagai murid Yesus Kristus, dan masih bersemangat menginjili door to door di kampung-kampung.

    "Jadi orang kristen itu enak [mudah], tapi menjadi murid Kristus itu sulit," kata Nurdin.

    Nurdin mengatakan bahwa dia menjadi Kristen tidak ada yang menginjili, suatu hari dia dipinjami oleh seorang hamba Tuhan sebuah Alkitab. Selain membaca Alkitab, dia juga membandingkannya dengan Alquran.

    Hamba Tuhan itu sempat mengatakan kepadanya bahwa tidak ada yang bisa masuk surga dengan amal perbuatannya, hanya karena anugerah Tuhanlah seseorang bisa masuk surga.

    Kemudian dia pun merenungkan kalimat yang diucapkan hamba Tuhan tersebut.

    Ketika dia sedang membandingkan Alquran dan Alkitab, dia menemukan ada sebuah hadist, yaitu Mutiara Hadist No. 152 yang berbunyi: "Sesungguhnya jiwaku kuserahkan kepada Isa Putra Maryam." yang mana kalimat tersebut diucapkan oleh Muhammad.

    "Artinya Muhammad saja menyerahkan dirinya kepada Isa Almasih, apalagi saya," kata Nurdin.

    Setelah terus membandingkan kedua kitab tersebut, akhirnya Nurdin yakin bahwa Yesus adalah Juruselamat. Nurdin memutuskan masuk kristen dan setahun kemudian ia pun dibaptis.

    Tonton video kesaksian Nurdin di bawah ini:

     

    Setelah dibaptis, Nurdin pun meninggalkan organisasi NII dan sampai saat ini dia terus aktif di dalam penginjilan. Mohon terus doakan untuk Pak Nurdin.

    (Sumber: Youtube Saifuddin Ibrahim)

    Belum ada Komentar untuk " Kesaksian Ex Komandan Negara Islam Indonesia Terima Yesus, Menjadi Penginjil"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel