Recent Posts

    Kesaksian Nania Idol – Muslim Keturunan Pakistan Terima Yesus Sebagai Juruselamat

    Kesaksian Nania Idol

    Nania Yusuf atau yang akrab dikenal Nania "Idol", jebolan Indonesian Idol 2004, terlahir di keluarga yang memeluk agama Islam. Ibunya adalah seorang keturunan Pakistan, dan ayahnya asli Jawa. Nania mulai menerima Yesus pada 2014. Awal mula Nania mengenal Yesus karena keisengannya. Ia memiliki seorang teman bernama Dede, saat hari minggu sepulang dari gereja, Dede bermain ke rumah Nania. Secara tidak sengaja, Dede meninggalkan Alkitabnya.

    Karena iseng, Nania membuka-buka Alkitab yang di tinggalkan Dede. Di sana ia menemukan sebuah kalimat "Kita patut percaya bahwa Yesus itu ada". Yang Nania tahu, Yesus adalah Tuhannya orang Kristen, namun ia tidak tahu jika Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup. Hari itu Nania pergi tidur, dan bangun untuk menunaikan ibadah shalat. 


    Ada perasaan aneh saat Nania menjalankan ibadahnya. Ia merasa terganggu karena terus teringat kalimat "Kita patut percaya bahwa Yesus itu ada". Dalam doanya ia meminta kepada Tuhannya pada saat itu untuk dipertemukan dengan Yesus, jika Ia memang ada. Setelah berdoa, Nania pun kembali tidur kembali. 

    Jam 2 pagi, Nania kembali terbangun karena mendengar pintu kamarnya diketuk tiga kali. Ia melihat ada cahaya kecil di tembok kamarnya, yang semakin membesar. Muncul sebuah wajah yang tidak pernah ia kenal dihidupnya, memandangnya dengan mata yang bersahabat, dan tersenyum kepadanya. 

    Setelah kejadian itu, Nania tidak pernah menceritakan kepada siapapun. Sampai beberapa tahun kemudian, ia menceritakan hal tersebut kepada salah seorang temannya. Di sana temannya memberikan dia sebuah kaset CD dan berkata "ini waktunya kamu melayani Tuhan, kamu punya suara yang bagus, ayo melayani Tuhan." 

    Dalam proses menghafalkan lagu, Nania seperti memiliki kekuatan ia selalu mendengarkan lagu itu kemanapun ia pergi. Saat ia memutuskan untuk pertama kali mulai melayani, mulai ada ketakutan pada dirinya. Ia takut jika keluarganya tahu, ia juga takut jika jemaat gereja menolaknya, dan ia takut dianggap murtad. Namun ada suara yang menguatkannya "Nania ini jalanmu dan ini keluargamu."

    Selepas pelayanan, ada seorang anak kecil mendatanginya. Anak itu mengatakan "Aku lihat Tuhan Yesus peluk tante dari belakang, pas tante tadi nyanyi di depan." Nania tidak bisa berkata apapun, ia takut dan menanyakan kebenarannya pada temannya. Nania semakin merasakan ini adalah jalannya, ini adalah keluarganya, ia terus menerus melayani. Berkat Tuhan melimpah padanya, semua pekerjaan berjalan mulus, hingga akhirnya ia memutuskan untuk dibaptis.


    Kehidupan Nania setelah di baptis mendadak berubah 180 derajat. Keluarganya menolak Nania, ia bahkan tidak diperbolehkan untuk bertemu dengan anaknya. Yang ia lakukan sehari-harinya hanya mengumpat dan memiliki kepahitan pada Tuhan. Terlebih lagi saat Nania mendengar kabar jika ibunya akan diceraikan oleh ayahnya. Ayah dari Nania adalah orang yang cukup keras, selepas dari kejadian itu beliau membakar semua foto dan lukisan Nania. Ia bahkan membakar semua baju yang dimiliki Nania. Saat anaknya bertanya kepada sang kakek, ia akan menjawab "kamu tidak punya ibu, ibumu sudah mati."

    Saat terpuruk itu, ada sebuah suara menenangkan Nania. Suara itu mengatakan "Nania, kamu diam, ini waktunya Aku bicara". Disana Nania mulai menyadari kesalahannya, ia kembali mulai menyerahkan hidupnya kepada Tuhan. Sampai suatu hari sang ayah mengiriminya sebuah pesan singkat, dan mengubah hidupnya. Ia tahu jika Tuhan ketuk pintu hati ayahnya.

    Kini Nania memiliki hidup yang selalu berserah kepada Tuhan, ia percaya jika keluarganya akan dipulihkan. Walaupun sang ibu sampai memasukkan anaknya ke sekolah Islam karena tidak menginginkan hal yang sama terjadi. 

    Sampai sekarang pula, Nania tidak pernah menemukan kata-kata pertama yang ia temukan di Alkitab, "Kita patut percaya bahwa Yesus itu ada". Ia semakin percaya jika memang itulah cara yang diberikan Tuhan untuk memperkenalkan diri-Nya kepada Nania, dan mengubah hidupnya.

    Tonton video kesaksian Nania Idol di bawah ini:


    (Sumber: youtube | Anak Bekasi Ceria)

    Belum ada Komentar untuk "Kesaksian Nania Idol – Muslim Keturunan Pakistan Terima Yesus Sebagai Juruselamat"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel