Recent Posts

    Kesaksian Adjie Notonegoro Masuk Kristen Setelah Umrah


    Siapa yang tak kenal perancang busana Indonesia yang berprestasi di kancah dunia fashion internasional Adjie Notonegoro.

    Adjie yang terlahir dari keluarga Agama Islam yang kuat. Sempat berada di puncak karirnya, ia mendapat cobaan yang sangat berat. Kedua orangtua nya meninggal, setelah itu diikuti karir di dunia fashionnya perlahan meredup. Tak sampai disitu cobaan yang harus dialami desainer sekaligus paman dari presenter kondang Ivan Gunawan ini harus merasakan hidup di balik jeruji besi, karena tak mampu melunasi hutang-hutangnya senilai ratusan juta rupiah.


    Namun selama di sel tanahan inilah Adjie menemukan sesuatu yang baru dalam hidupnya. Ia mendapat kunjungan dari Pendeta Yulius setiap minggu dan Adjie merasa senang bisa mendapatkan hal-hal baru mengenai Kristus.

    Perjalanan Bertemu Kristus

    Pada tahun 2014 Adjie melakukan perjalanan Umroh dengan maksud untuk mendekatkan dan mohon pengampunan setelah melakukan kesalahan yang telah dia perbuat.

    Saat melakukan perjalanan Umroh dia mengatakan mendapati sosok Tuhan dalam sebuah foto yang diambil oleh seorang temannya.

    "Saya jalani umroh dengan luar biasa karena mendapat fasilitas VIP selama 4 hari. Begitu saya mau pulang, teman saya potret lampu, dikasih lihat ke saya. Begitu saya buka, bukan lampu yang ada, untuk saya itu adalah Tuhan Yesus. Tapi teman saya bilang itu malaikat, saya enggak mau berdebat. Saya Cuma dalam hati, 'Wow, luar biasa, di dalam situ pun ada Tuhan Yesus', ungkapnya dikutip dari Detik.com.

    Seperti memang sudah pangilan alam, tak lama dari kejadian itu Adjie bermimpi bertemu Tuhan Yesus. Pada mimpinya Ia mengaku bertemu dengan Tuhan Yesus yang sedang membentangkan tangan padanya.

    Baca juga: 'Saya Memilih Kristus', Kisah Ibu Sarah Ayu Istri Pendeta Saifuddin Ibrahim


    "Pada tanggal 12 Desember 2014, saya bermimpi dilempar barang, saya ambil, saya buka, sampai saya lihat, siapa yang lempar? Anak bayi pakai jubah marun, ornamen emas. Saya buka, oh ternyata saya dapat salib emas. Begitu saya mau nengok ke kanan, saya nggak bisa nengok, karena sangat terang dan mata saya sakit. Begitu saya nengok ke kiri, pelan, pelan, pelan, dan saya nangis karena saya melihat Tuhan membentangkan tangannya di belakang saya. Dan dia lihat saya nangis, dia peluk saya," ujar Adjie Notonegoro.

    Merasa panggilan Tuhan semakin jelas, akhirnya Adjie menceritakan mimpi tersebut kepada temannya yang merupakan seorang pendeta.

    "Empat hari setelah Natal saya baru bercerita kepada teman saya yang pendeta. Ia bilang, 'Tuhan sudah memberkati kamu'," tambah nya.

    Tiga tahun berselang Adjie memantapkan keputusan nya untuk meninggalkan Agama Islam bertepatan pada Hari Raya Lebaran 2017.

    Sempat menjalani puasa selama tiga minggu namun berhenti dan di hari kedua lebaran Adjie memutuskan untuk memeluk Agama Kristen.

    "2017 akhirnya menjadi tahun yang luar biasa untuk saya. Bulan Ramadhan, saya berpuasa, shalat tidak saya tinggalin, berdoa, terus.

    Baca juga: Kesaksian Judith Halim, Dari Petugas Kebersihan, Sekuriti Hingga Menjadi Hamba Tuhan


    Tapi di minggu ketiga saya stop. Lebaran pertama anak saya ajak shalat ied, saya nggak mau, saya bilang mau bersih-bersih di rumah," katanya.

    Adjie akhir nya memantapkan diri untuk menjadi pengikut Kristus ketika lebaran hari kedua di tahun 2017.

    "Lebaran kedua, saya bangun tidur, saya pejamkan mata saya, saya lihat wajah Tuhan  tersenyum sama saya."

    "Langsung saya ambil keputusan, tepuk kaki sebelah kanan saya bilang, 'Hari ini saya ikut Tuhan Yesus'," paparnya.
    (Sumber: Padangkita)

    2 Komentar untuk "Kesaksian Adjie Notonegoro Masuk Kristen Setelah Umrah"

    1. Wow luar biasa.mungkinkah ini pengertian lain dari ucapan Tuhan, : orang orang sundal dan pemungut pemungut cukai akan mendahului kamu masuk ke dlm kerajaan Sorga?. Di tujukan kpd Kristen Kristen KTP (Kristen Tanpa Pertobatan)

      BalasHapus

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel