Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pendeta Muda, Ayah 4 Anak Dibunuh dengan Sadis oleh Kelompok Maois di India


Seorang pendeta Kristen muda kehilangan nyawanya di tangan kelompok Maois di India minggu lalu. Kelompok itu, tiga pria bersenjata dan tiga wanita, menarik Munshi Dec Tado dari sebuah kebaktian di rumahnya dan menembak bagian belakang kepalanya.

Jaini Munshi Tado, istri Munshi, menggambarkan peristiwa kematian suaminya kepada Morning Star News. Dia menjelaskan bahwa suaminya memimpin kebaktian di rumah keluarga. Kemudian, tiga pria bersenjata yang ditemani oleh tiga wanita memasuki tempat kebaktian dan menginterupsinya.

Tado mengatakan mereka, "Berjabat tangan dengannya pertama kali, kemudian ambil tangannya dan, setelah beberapa langkah, mereka mengikat tangannya di punggungnya dengan tali. Saya, ayah mertua saya, dan ipar saya mengikuti mereka, memohon dan menanyakan mengapa mereka membawanya. Mereka hanya mengatakan ingin berbicara dengannya dan kita tidak perlu khawatir, mereka akan mengirimnya kembali sebentar lagi."

Baca juga: Remaja Kristen Dimutilasi oleh Kaum Radikal di India, 3 Tahun Setelah Pertobatannya


Mereka tidak mengirimnya kembali. Tado mengatakan bahwa setelah rentang waktu hanya lima hingga tujuh menit, "Kami mendengar suara tembakan. Kami segera berlari ke arah untuk menemukan mayat suamiku di genangan darahnya, dan para Maois sudah lari. Saya menangis dengan sedih. Suamiku telah pergi."

Sumber mengatakan kepada Morning Star News bahwa penduduk desa menjadi kesal karena 18 keluarga menjadi bagian dari gereja Tado dan telah memeluk agama Kristen. Maois yang membawanya pergi meninggalkan catatan di sakunya yang mengatakan bahwa ia telah mendapatkan uang sebagai informan polisi. Polisi memberi tahu orang Kristen setempat bahwa mereka tidak mengenalnya dan dia bukan informan.

Pastor Vachami, teman dekat Tado yang juga menjabat sebagai mentor untuknya, mengatakan bahwa penduduk desa telah menghasut Maois melawan Tado beberapa kali. Mereka mengirim pesan yang menyebarkan informasi palsu tentang dia dan Maois sebelumnya menjawab bahwa mereka tidak ingin membunuhnya. Namun, surat-surat yang lebih gigih dari penduduk desa berhasil mengubah pikiran mereka.

Selain istrinya, Pastor Tado meninggalkan empat anak, yang tertua adalah 6 tahun.

Baca juga: Karena Imannya Kepada Kristus, Seorang Ibu Kristen Dari Empat Anak di India Dianiaya, Diperkosa Sebelum Dibunuh

(Sumber: Christianheadlines)

3 komentar untuk "Pendeta Muda, Ayah 4 Anak Dibunuh dengan Sadis oleh Kelompok Maois di India"

  1. Berharga di mata Tuhan
    Kematian orang percaya dan menjadi martir pasti mendapatkan mahkota kehidupan

    https://youtu.be/Ig9moHnP3a8

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuhan lah yang membalaskan darah orang benar

      Hapus
  2. Berharga di mata Tuhan
    Kematian orang percaya dan menjadi martir pasti mendapatkan mahkota kehidupan

    https://youtu.be/Ig9moHnP3a8

    BalasHapus