Recent Posts

    'Binatang Kegelapan': Kebencian Satanis Merasuki Connor Betts dalam Penembakan Massal El Paso


    Sayangnya, ini terjadi lagi. Amerika bergolak oleh lebih banyaknya kekerasan yang tidak berperikemanusiaan, pertumpahan darah dan tragedi yang tidak berperasaan. Solusi apa yang kita dapatkan? Kata-kata kotor dan penghinaan, tindakan menghina ras tertentu, dan tindakan menyalahkan dan menuduh. Itu saja sejauh ini.

    Liputan oleh media sekuler ada dimana-mana. Tapi seperti biasa, poin terpenting telah diabaikan: poin itu adalah unsur spiritual di balik setiap penembakan massal. Banyak orang di media tidak beragama - mereka sepertinya tidak memahami kenyataan bahwa ada alam roh dan bahwa iblis itu adalah hal yang nyata. Dan beberapa orang yang ada di Kiri secara konsisten mengejek "pemikiran dan doa" dari para umat Kristen yang bermaksud baik.

    Baca juga: Ribuan Muslim Fulani Datang Kepada Kristus, Namun Penyusupan Militan Sebabkan Pembantaian


    Kita semua berbagi satu hal. Kita semua sangat frustrasi dan patah hati oleh ketidakadilan dan kematian yang tragis, dan kita semua mencari jawaban. Tetapi pandangan dunia tanpa Tuhan adalah sebuah pandangan dunia yang tersandung dalam kegelapan mencari solusi yang tidak dapat ditemukan.

    Tentu, mungkin ada beberapa manfaat untuk memperbaiki undang-undang jika mereka benar-benar dapat mengatasi masalah dunia kita. Jelas, pemerintah ditahbiskan oleh Tuhan, dan hukum sangat penting untuk masyarakat yang beradab. Jadi jangan salah dengar. Saya tidak menargetkan keberadaan hukum, atau hukum tertentu yang ditujukan pada krisis tertentu. Dan ini bukan komentar yang mendukung seseorang  berhak memiliki dan membawa senjata atau sebaliknya. Itu bukan intinya.

    Sebagai umat manusia yang terus-menerus menolak hukum-hukum Allah, kita akan selalu mencari untuk menggantinya dengan hukum-hukum kita sendiri yang tampaknya benar di mata kita sendiri. Beberapa dari mereka sebenarnya berfungsi, karena tanpa disadari mereka didasarkan pada kebenaran Allah yang lebih dalam. Tetapi kebanyakan, mereka gagal mengatasi masalah yang sebenarnya karena hukum tidak mengubah hati.

    Di satu sisi, kejahatan rasisme yang nyata sulit dilewatkan dalam penembakan El Paso. Jika Anda tidak dirasuki oleh kebencian dan kejahatan, Anda tahu sebanyak itu. Tetapi bahkan pengetahuan bawaan yang diberikan Tuhan bahwa membenci manusia lain karena warna kulit atau negara asal mereka adalah salah, tidak sepenuhnya memahami hal itu. Saya kira sebagian besar orang mengerti Anda tidak bisa melarang kebencian, jadi mengendalikan senjata sepertinya sesuatu yang nyata. Sumber daya yang lebih baik untuk kesehatan mental juga tampaknya baik. Tetapi realitas tak berwujud dari asal mula kebencian memerlukan jawaban spiritual.

    Baca juga: Kisah Heroik Seorang Ibu Yang Tewas Melindungi 4 Anaknya Saat Penembakan Gereja Texas


    Sementara penembakan El Paso memiliki kebencian yang sangat jelas dan bermain dengan sempurna di dalam narasi politik sayap kiri, motif di balik penembakan massal Dayton pada awalnya tidak begitu jelas, sehingga tidak banyak menarik perhatian. Tapi potongan-potongan kecil itu telah menciptakan sejenis kebencian yang merasuki Connor Betts. Dan ketika saya mengatakan itu "merasuki" dia, saya sengaja mengatakannya. Mengungkapkan rahasia gelapnya benar-benar menyinari kebenaran dari masalah yang ada di balik semua penembakan massal tersebut. Iblis adalah hal yang nyata.

    The Daily Mail telah memperoleh sebuah buku catatan dengan beberapa komentar dingin oleh Betts, yang disediakan oleh salah seorang temannya. Betts dilaporkan adalah pengguna narkoba yang memainkan video game kekerasan dan adalah penggemar Satanisme. Dia mengoceh tentang skizofrenia, ritual Setan dan pembantaian, menulis 'Salam Lucifer', dan menggambar pentagram Setan.

    "Binatang buas dari kegelapan, dipanggil dari lubang-lubang yang berapi-api. Pasukan yang berkumpul, segera akan menumpahkan darah. Perjuangannya abadi, berlomba-lomba mencapai jiwa-jiwa untuk mengisi bahan bakar mesin perang mereka ..." tulisnya. "Aku adalah hamba dari penjelmaan ular, pemakan daging, perusak cahaya, didorong oleh kebencian."

    "Masukkan rasa takut ke dalam hati anak-anak Tuhan; tunjukkan pada mereka neraka yang menunggu di bawah," tulisnya.

    Baca juga: Monumen Sepuluh Perintah Arkansas yang Baru Digugat Satanic Temple


    Jendela kecil ke dalam jiwa seorang pembunuh massal yang bermasalah hanyalah salah satu dari banyaknya contoh komponen spiritual gelap di balik penembakan ini.

    Jadi apa jawaban atas pertumpahan darah yang sedang berlangsung di Amerika? Akankah orang-orang yang dikendalikan oleh dunia iblis berhenti menyakiti orang lain jika kita mengesahkan undang-undang baru? Tidak.

    Inilah intinya. Masalah spiritual membutuhkan solusi spiritual.

    Dunia menyerukan keadilan dan perdamaian. Tetapi tidak ada yang akan ada sampai kita mengundang Tuhan Keadilan dan Pangeran Perdamain untuk menjadi Allah dalam hidup kita, satu kehidupan pada satu waktu, mengubah dunia kita dari dalam ke luar, bukan dari luar ke dalam. Jadi, berdoalah. Berdoalah bagi dunia kita. Berdoalah bagi diri Anda sendiri. Berdoalah bagi "musuh-musuhmu". Kemudian berdoa lebih lagi. Cintai orang-orang seperti Yesus mencintai orang-orang. Lakukan apa yang Yesus lakukan. Katakan apa yang Yesus katakan. Jika Anda tidak dapat mengingat apa yang Yesus katakan, bacalah Alkitab Anda. Bawa hidup ke sekeliling Anda. Perangi kegelapan dengan cahaya. Biarkan Tuhan hidup melalui Anda, dan kemudian kerajaan cahaya akan mengalahkan "binatang kegelapan itu."

    Baca juga: Wanita Kristen Disiksa dan Diperkosa Selama 9 Jam Sebelum Dirajam Mati Oleh Ekstremis Muslim di Suriah

    (Sumber: CBN)

    Belum ada Komentar untuk "'Binatang Kegelapan': Kebencian Satanis Merasuki Connor Betts dalam Penembakan Massal El Paso"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel