Recent Posts

    Bagaimana Yesus Bebaskan Wanita Ini dari Iblis yang Menyiksanya Bertahun-tahun: "Yesus Gantikan Mimpi Buruk dengan Mimpi Indah"


    "Disana tampak ada orang yang kesurupan, menjerit-jerit, berteriak, menari, serta berjalan di atas api. Mereka akan berjalan ke arahmu dan menyentuh kepalamu. Mereka akan berkata 'Kamu dipilih oleh para dewa, kamu dipilih oleh nenek moyang' dan 'mereka akan menampakkan diri kepadamu dalam bentuk binatang buas'. Hati-hatilah dengan singa, hati-hatilah dengan ular" kata Jahan Berns.

    Dari usia muda di negara asalnya Uganda, kehidupan Jahan meliputi perdukunan, ketakutan, dan kematian. Mimpi buruknya berakhir ketika seorang teman di asrama sekolah memberikan isyarat kebaikan dan cara untuk melarikan diri dari kegelapan.


    Berns mengingat dengan jelas para dukun, ritual mereka, dan gambar-gambar yang menghantui dirinya. "Aku terbangun dengan terengah-engah seperti diserang singa; dan terdapat banyak goresan. Aku terbangun dan aku benar-benar merasa kesakitan".

    Dia berumur 7 tahun ketika ayahnya yang seorang perwira tinggi pada pasukan Idi Amin tewas karena serangan. Kerugian yang dialami sangat besar dan mimpi buruknya menjadi lebih parah. "Aku terbangun di malam hari, berkeringat, dan terkadang berteriak. Aku melihat jasad ayahku. Ketika ayahku meninggal dunia, aku seakan kehilangan arti dan sebagian diriku terasa mati."

    Dia berdoa pada nenek moyang dan menantikan petunjuk dari dukun. Dukun itu mengatakan padanya bahwa dia memiliki pembimbing spiritual yang selalu bersamanya terutama pada malam hari. "Terkadang aku merasakan jari-jari dingin menyentuh belakang leherku. Aku juga selalu merasa seperti seseorang tidur di kasurku."

    Malam-malam yang menggelisahkan terus berlangsung sekitar lima tahun. Pada usia 12 tahun, Jahan memeluk agama Islam berharap hal itu dapat memberikan kelegaan. "Aku rela menjadi seorang Muslim karena aku merasa putus asa. Aku lelah dengan semua mimpi buruk itu. Aku lelah terus merasa ketakutan. Aku mengucapkan ayat-ayat itu dengan sangat religius, tetapi aku tidak pernah mendengar jawaban."

    Baca juga: Kesaksian Pengacara Muslim Fulani Nigeria, Binta Faruk yang Bertemu Yesus Langsung 


    Beberapa tahun berikutnya, ibunya mendapatkan tunjangan untuk Jahan dapat bersekolah di sekolah asrama di Gayasa, Uganda. Sekolah itu dijalankan oleh misionaris Inggris. "Aku tidak menyesuaikan diri dengan baik. Mimpi buruk itu semakin sering. Ini juga pertama kalinya aku berada di antara murid-murid Kristen, dan aku benar-benar membenci mereka karena aku tidak tahu apa yang membuat mereka bahagia. Aku tidak punya perasaan seperti mereka. Aku merasa seperti ingin meledak. Aku menjadi sangat pemarah dan sangat pembenci."

    Bahkan kemudian, gadis-gadis lain memperlakukan Jahan dengan baik. Suatu hari seorang gadis berkata pada Jahan tentang mimpinya. "Dia mengatakan 'Roh kudus datang padaku tadi malam dan Dia mengatakan Jahan akan diselamatkan,' aku sangat marah dan aku mulai meneriaki dia 'aku membencimu!'" Meja di antara kami bergoncang dan pensilnya bergulir jatuh ke lantai. Aku mendorong meja itu saat dia membungkuk untuk mengambil pensilnya dan meja itu terjatuh menimpa lehernya."

    Meski cideranya tidak parah, tetapi dia memerlukan waktu untuk pemulihan. Ketika dia kembali ke kelas beberapa hari kemudian, Jahan berpikir dia akan membalas. Sebaliknya, gadis itu memaafkannya. "Aku sangat tersentuh. Dia memberiku belas kasihan yang tidak layak aku dapatkan. Aku pergi menjauh, tetapi sesuatu dalam diriku hancur melihat kebaikan gadis itu."

    Hanya beberapa hari kemudian, teman sekelas yang lain berkata pada Jahan bahwa ayahnya juga telah meninggal. Gadis itu memberinya Alkitab dan mengatakan padanya apa yang gadis itu lakukan ketika dia sedang ketakutan. "Dia berkata, 'Kamu mendapatkan Alkitabmu, dan kamu hanya cukup tidur dengan itu. Ketika kamu terbangun dan kamu takut, peluklah itu dan itu mengusir rasa takutmu.'"

    Baca juga: Yesus Mengejar Wanita Muslim Ini Selama 7 Tahun


    Ketika mimpi buruk datang di malam hari, Jahan membuka Alkitab dan sampai pada kitab Mazmur 91.

    "Kamu tak usah takut terhadap kedahsyatan malam. Malapetaka tidak akan menimpa kamu, Dia akan memberikan malaikatnya yang akan menatang kamu. Kamu akan menginjak anak singa dan ular naga."

    Dia begadang semalaman untuk membaca. "Aku berkata ' Tuhan, jika Engkau menghilangkan kegelapan ini, jika Engkau membebaskanku, aku akan melayani Engkau di sisa hidupku' aku mulai terisak. Ketika air mata akhirnya berhenti, aku merasa sangat bersih dan sangat murni."

    "Semakin aku membaca Alkitab, semakin aku jatuh cinta pada Yesus. Aku berkata 'Yesus masuklah kedalam hatiku'. Yesus mulai mengantikan mimpi buruk dengan mimpi indah."

    Jahan pindah ke AS pada 2004. Dia lulus dari sekolah hukum dan akhirnya menikah. Saat ini dia tidak kesulitan tidur, tetapi sebagai istri, ibu dari dua orang pengacara, anggota aktif di gereja dan sukarelawan, masalahnya adalah cukup tidur.

    Baca juga: Setan Memberiku Kekuatan Supranatural, Tetapi Tuhan Lebih Hebat! – Carol Kornacki


    "Tuhan datang dan menjadi Ayah yang tidak aku miliki. Aku akan menjadi kandidat yang baik pada institusi kejiwaan jika bukan karena Yesus, namun Dia menyembuhkanku. Dia membebaskanku. Dia memulihkanku. Aku memiliki hidup yang baik karena Yesus. Dia dapat melakukannya untuk siapa saja."

    (Sumber: beliversportal.com)

    Belum ada Komentar untuk "Bagaimana Yesus Bebaskan Wanita Ini dari Iblis yang Menyiksanya Bertahun-tahun: "Yesus Gantikan Mimpi Buruk dengan Mimpi Indah""

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel