Recent Posts

    Gereja Chicago Selamatkan 643 Wanita Dari Prostitusi, Turunkan Angka Kejahatan Sebesar 42%


    Kebanyakan orang tahu bahwa Chicago adalah salah satu kota yang sangat berbahaya, kota yang penuh kejahatan di Amerika Serikat. Akan tetapi, baru-baru ini muncul cerita perubahan dan awal baru di kota itu. Pastor Wilfredo “Choco” de Yesus dan Gereja Perjanjian Hidup Barunya membuat perbedaan pada jantung kota “Chicago”. Bicara tentang kejahatan yang telah menurun sebesar 42% di sebuah daerah adalah wujud pengaruh dari adanya mereka. Saya menyampaikan bahwa dalam lingkungan yang memiliki gedung, akan mendominasi.


    Buku Pastor Choco yang akan datang "Love Them Anyway" akan rilis tahun depan melalui cabang penerbitan kami, Rumah Karisma. Maka, kami mengundang Pastor Choco untuk membagikan pesan penuh kuasa pada pertemuan staf di kantor pusat Karisma Media di Lake Mary, Florida. Beliau diwawancarai oleh Marcos Perez, wakil presiden eksekutif dari Book Grup, di hadapan para staf. Wawancaranya sangat bagus, kami mengeditnya untuk digunakan pada podcast "Strang Report" saya. Anda dapat mendengarnya langsung di sini atau pada artikel ini.

    Pastor Choco tumbuh besar di Taman Humboldt, Chicago-dimana bagi kamu yang tidak mengenalnya, adalah salah satu lingkungan paling kasar di kota. Choco, anak paling bungsu dari 6 bersaudara sebagian besar tumbuh tanpa ayah dan kehilangan saudara sendiri karena kekerasan geng. Sebagian besar saudara kandungnya putus sekolah.

    "Saya tidak dibesarkan di Gereja", katanya. "Saya datang dari lingkungan...Taman Humboldt di tahun 1970 merupakan taman paling buruk di Amerika Serikat. Apa yang Anda lihat di Ferguson, Missouri, beberapa tahun yang lalu, saya tinggal di kota Chicago.

    Baca juga: Mantan Taliban dari Afghanistan Bertobat Menjadi Kristen, Dibaptis di Gunung Athos


    Choco ingat kerusuhan di tahun 1975 antara warga Puerto Rico dan Departemen Kepolisian. Kejadiannya sangat buruk. Beliau mengatakan bahwa Gubernur menempatkan Pasukan Nasional mengelilingi taman tersebut, Beliau melihat kekerasan, ketidakadilan. Tanpa Choco sadari, Tuhan menanam benih belas kasih yang nantinya akan mengubah lingkungan tersebut.

    Ada banyak orang berkeliaran, orang-orang memaksa masuk ke toko, kata Beliau. Saya memutuskan untuk masuk ke dalam toko, merusaknya, dan mencuri....jadi saya berjalan masuk, mengambil sebotol Pepsi dan menutup kulkas....berjalan melewati pintu.  Ketika saya tiba di Division Street, saya mendengar suara berkata, "Kembalikan!". Saat ini, pada usia 54 tahun, saya tahu itu adalah suara Roh Kudus. Tapi, saat itu saya seperti, "Apa ini?" Jadi, selama beberapa menit, saya menikmati suara ini dan saya menjiwai suara tersebut. Saya kembali ke toko, membuka kulkas, mengembalikan Pepsi, berjalan menuju Divison Street dan berkata pada diri saya sendiri, "Siapakah saya?"

    Beberapa tahun berlalu, Choco mendapatkan pekerjaan dari Pemerintah, bersama ribuan anak muda lainnya, membersihkan jalan-jalan Chicago selama 90 hari. Sementara remaja-remaja lainnya diperintahkan untuk menyapu lorong-lorong dan jalan raya, Choco ditugaskan ke daerah dekat Gereja Pentakosta.

    "Jadi, saya berjalan masuk ke dalam Gereja dan saya memperkenalkan diri saya, "Namaku adalah Wilfredo de Jesus. Saya berada di sini untuk membersihkan jalan. Mereka berkata,"kamu tidak akan membersihkan jalan. Kamu akan melakukan VBS". ...Jadi pada tahun 1977, anak-anak muda yang masuk sebelum mereka memulai shift mereka. Mereka akan datang ke Altar dan berdoa. Saya akan duduk di belakang karna saya tidak dibesarkan di Gereja. Saya tidak mengenal Yesus.

    Baca juga: Kim Walker 'Jesus Culture': "Bagaimana Saya Mengatasi Depresi"


    Saat itu adalah bulan Agustus pada tahun itu, Choco bertanya pada seorang pengawas Gereja, apa yang anak muda lakukan saat berada di Altar? Pengawas Gereja tersebut menjawab bahwa mereka sedang memuji Yesus.

    "Apakah kamu ingin bertemu dengan Yesus?" tanya pengawas Gereja tersebut.

    "Iya, saya mau!" Choco menjawab. "Dimana Yesus? Saya ingin berbicara denganNya."

    Pengawas Gereja tersebut mengumpulkan anak-anak muda lainnya dan mereka mulai berdoa untuk Choco membentuk sebuah lingkaran.

    "Di lingkungan itu, kamu tidak akan pernah berada di tengah lingkaran." Choco berkata sambil tersenyum. "Ini disebut beatdown..... Saya berkata,"Saya tidak akan berada di tengah lingkaran."..... tak seorangpun yang memukulku. Saya menutup sebelah mata, kemudian saya menutup sebelahnya lagi. Dan saya mengucapkan doa paling sederhana di planet Bumi. Saya berdoa, "Tuhan, bila Engkau ada, ubah hidupku."

    Dua puluh tiga tahun kemudian, Choco masih berada di Gereja tersebut. Saat itu, Beliau menikah dengan putri Pendeta dan baru saja terpilih sebagai Pendeta Senior berikutnya. Choco bergumul dengan Tuhan tentang tanggungjawab barunya ini. Tetapi, kehendak Tuhan yang terjadi, Choco menerimanya.

    Baca juga: Melayani Narapidana, Gereja di Illinois Mengubah Penjara Menjadi Tempat Ibadah


    Setelah Choco menjadi Pendeta di tahun 2000, banyak hal mulai bergeser di Gereja. Mereka menurunkan gerbang di depan, langkah yang diyakini Choco kepada masyarakat bahwa mereka disambut di rumah Tuhan. Anggota-anggota Gereja mulai melayani di jalan dengan Penginjilan, drama Injil, dan bahkan badut.

    Tetapi, salah satu tindakan paling penting yang diambil Gereja adalah membeli real estat. Pada tahun 2008, Gereja Perjanjian Hidup Baru memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam kondisi resesi........, malah mereka membeli bangunan, termasuk toko minuman keras di sudut jalan yang terkenal, dan mengubahnya menjadi departemen pelayanan, seperti klinik medis dan toko pakaian. Efeknya, kata Choco, kejahatan telah menurun di daerah itu sebesar 42%.

     "Jadi saat ini Gereja Perjanjian Hidup Baru telah memiliki lebih dari 30 bangunan,"  Beliau berkata. Kami membeli gedung-gedung bahkan sebelum kami memiliki bangunan Gereja. Kami memiliki pelayanan seperti Dream Center, pusat remaja, klinik yang berbeda dan sebagainya. Semua itu datang lebih dulu dari gedung gereja kita. Saya pikir kami merayakan lima tahun pada bulan Desember tahun ini di gedung baru kami. Sebelum itu, kami berada di sekolah menengah selama 10 tahun.”

    Ketika gereja memprioritaskan komunitas untuk menjangkau kenyamanan anggota sendiri, Choco melihat transformasi ajaib terjadi. Tuhan membebani hatinya untuk membeli sebuah peternakan untuk melayani para pelacur, tetapi dia harus menunggu delapan bulan sampai beban itu membuahkan hasil.

    Baca juga: 'Negara Kami Milik Yesus': Lebih dari 3 Juta Umat Berpawai Bagi Yesus di Brasil


    Dia mulai mengirim asistennya keluar dan bertanya kepada 5 orang tunasusila berapa harga yang harus dibayar untuk 1 jam melayani? Asistennya membawa 5 orang tersebut, dan-setelah Choco membayar mereka $225,- mereka bertanya,"Apa yang kamu inginkan dari kami?"

    Respon Beliau hanya, "Mari ikut saya!"

    Beliau menuntun kelima wanita tersebut ke dalam ruangan dimana timnya telah menyiapkan jamuan makan. Choco membantu mendudukkan setiap wanita di meja pada tempatnya masing-masing, yang ditutupi dengan dekorasi romantis. Istri Choco memimpin Pujian dan tim pelayanan menampilkan drama Injil. Menjelang akhir malam, para wanita tunasusila tersebut menangis.

    Mereka berkata, "Pendeta, tidak seorang pun yang pernah memperlakukan kami seperti ini. Kami tidak menginginkan uang Anda." Choco berkata "dari tahun 2000 sampai saat ini kami masih memiliki tanah pertanian-lebih dari 643 wanita telah diselamatkan dari prostitusi dan perdagangan manusia, bagi Kemuliaan Allah."

    Perubahan budaya sangat besar karena ketaatan Choco dan Gerejanya yang begitu besar terhadap pesan Yesus. Akan tetapi semua ini tidak akan terjadi kecuali Allah telah memberikan wahyu kasihNya bagi yang terhilang dan hancur.

    Baca juga: Ribuan Umat Kristen Bersukacita, Mesir Melegalkan 127 Gereja Baru


    "Kita telah kehilangan kasih antar sesama manusia." Choco berkata saat di Gereja Amerika. "Lukas 15 bercerita tentang Anda semua, keluar, dan temukan yang hilang. Kenapa? karna dalam Kitab Lukas 19, Yesus berkata," Aku datang untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang." Jadi seperti yang Anda pikirkan tentang nilai dan berharganya Anda...., pekerjaanmu dan pekerjaanku adalah mencari dan menyelamatkan yang terhilang karna Bapa kita mengasihi mereka. Dan kita melakukan dengan cara apapun, bukan? Karna ada harga untuk sebuah pemulihan.

    Harapan saya pesan dari Choco menginspirasi Anda untuk berdoa dan melakukan lebih lagi untuk keselamatan banyak orang.

    (Sumber: Charisma News)

    Belum ada Komentar untuk "Gereja Chicago Selamatkan 643 Wanita Dari Prostitusi, Turunkan Angka Kejahatan Sebesar 42%"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel