Recent Posts

    Rusia 'Memulangkan' 27 Anak-Anak ISIS Dari Irak


    Sekelompok 27 anak-anak Rusia yang ibunya ditahan di Irak karena menjadi anggota ISIS (ISIL) telah tiba di Rusia.

    Anak-anak itu mendarat di Bandara Internasional Zhukovsky, dekat Moskow, pada Minggu malam, kata juru bicara Kementerian Situasi Darurat.


    Tiga puluh anak lainnya telah dikirim kembali ke Moskow pada akhir bulan Desember. Ayah dari anak-anak itu tewas selama tiga tahun pertempuran antara ISIS dan pasukan Irak, kata pejabat itu.

    Anna Kuznetsova, utusan Rusia untuk hak-hak anak, membenarkan laporan itu, menurut kantor berita negara TASS. Dia mengatakan, 27 anak berusia 4 hingga 13 tahun dan berasal dari 10 wilayah berbeda di Rusia.

    Baca juga: Dipaksa Gabung ISIS, Gadis 15 Tahun ini Lolos Setelah 5 Tahun Ditawan

    ISIS merebut sebagian besar Irak dalam serangan kilat 2014, sebelum pemerintah mengusir para militan dari pusat-pusat kota dan akhirnya menyatakan kemenangan pada Desember 2017.

    Anak-Anak Rusia di Irak

    Kremlin mengumumkan pada awal Januari bahwa 115 anak-anak Rusia berusia di bawah 10 tahun, bersama delapan anak berusia antara 11 dan 17 tahun, masih berada di Irak.


    Baca juga: Anak dan Menantunya Dibunuh ISIS, Ibu Ini Memaafkan Pelakunya dan Berdoa untuk Mereka

    Hukum Irak mengizinkan tahanan ditahan bersama anak-anak mereka sampai usia tiga tahun, tetapi anak-anak yang lebih besar harus tinggal bersama kerabat.

    Pada bulan November, Kheda Saratova - penasihat pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov - memperkirakan "sekitar 2.000" janda dan anak-anak pejuang ISIS Rusia masih di Irak dan Suriah yang berdekatan.

    Sekitar seratus wanita dan anak-anak - kebanyakan dari republik Kaukasus - telah kembali ke Rusia sejauh ini.

    Hampir 4.500 warga Rusia pergi ke luar negeri untuk berperang "di pihak teroris", kata badan intelijen domestik FSB Rusia tahun lalu.


    Baca juga: Sempat Dipakai ISIS, Gereja ini Kembali Diisi oleh Ribuan Umat Kristen pada Minggu Paskah

    Lebih dari 300 orang, termasuk sekitar 100 wanita asing, telah dijatuhi hukuman mati di Irak karena menjadi anggota ISIS, sementara yang lain dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

    Sebagian besar dari mereka yang dihukum adalah orang Turki atau berasal dari bekas republik Uni Soviet.

    (thenational.ae)

    Belum ada Komentar untuk "Rusia 'Memulangkan' 27 Anak-Anak ISIS Dari Irak"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel