Recent Posts

    Hendak Bunuh Orang Kristen, 'Pangeran ISIS' Justru Bertobat Dan Dibaptis


    Ketika Muhammad* pertama kali bertemu dengan seorang pemimpin Kristen bernama Peter, rencananya adalah untuk mengeksekusinya. Tetapi berkat intervensi ajaib Tuhan, hasil yang berbeda pun terjadi.

    "Muhammad mendengar bahwa saya menginjili orang Muslim," kata Peter kepada Leading the Way. "Dia mendapatkan nomor saya dan menelepon saya mengatakan bahwa dia ingin bertemu dan berbicara."


    Pemimpin ISIS awalnya menipu Peter. “Ketika kami bertemu, dia memberi tahu saya bahwa dia ingin percaya kepada Kristus. Tetapi saya merasa ada sesuatu yang salah. Atas bisikan Roh Kudus, saya mulai berbicara kepadanya secara langsung tentang Tuhan dalam Alkitab.”


    Ketika Muhammad mendengarkan kebenaran, sesuatu yang tidak biasa terjadi. "Dia mulai gemetar dengan hebat," Peter menceritakan.

    “Saya meletakkan tangan saya di pundaknya dan mulai berdoa. Lalu kami berpisah.”

    Hanya satu atau dua malam kemudian, Muhammad mendapatkan sebuah mimpi yang penuh kuasa tentang darah Yesus. Dia bangun keesokan paginya dengan perasaan terguncang, dan pergi menemui Peter untuk mengerti lebih banyak tentang Kristus.

    Baca juga: Misionaris AS ini Ditembak Mati, Sang Istri Pun Mengampuni dan "Tidak Memiliki Kepahitan dalam Jiwanya Terhadap Siapapun"


    “Saya menjelaskan Injil kepadanya tentang darah yang Yesus curahkan di kayu salib untuk penebusan dosa,” kata Peter. “Pada hari itu, dia memberi tahu saya bahwa dia ingin menjadi seorang Kristen. Sejak itu saya telah mendisiplinkan dia, dan baru-baru ini dia dibaptiskan.”

    Tidak lama setelah Muhammad menjadi seorang Kristen, dia mengaku bahwa dia bermaksud membunuh Peter.

    "Dia adalah seorang pangeran ISIS, seseorang yang mengambil sumpah anggota ISIS untuk setia sampai mati," kata Peter. “Dia berencana untuk mengeksekusiku. . . . Sekarang, mantan Pangeran ISIS ini memperlakukan saya sebagai salah satu saudara lelakinya. "

    Muhammad bercerita tentang pertobatannya: “Saya mendesak orang-orang menuju jihad. Tetapi ketika saya berinteraksi dengan tim follow-up Leading The Way dan mendengar Injil, saya mengalami kasih yang tidak ada dalam Islam. Kasih ini mendorong saya untuk menjadi seorang Kristen dan dibaptis. . . . Hari ini, saya hidup untuk menjadi pelayan Tuhan Yesus dan membuat Dia dikenal oleh semua orang."

    Baca juga: Dipaksa Gabung ISIS, Gadis 15 Tahun ini Lolos Setelah 5 Tahun Ditawan


    Muhammad sekarang memimpin pelajaran Alkitab untuk tiga warga Suriah di kotanya.

    Pendiri dan Presiden Leading The Way, Dr. Michael Youssef mengatakan bahwa ini hanyalah satu dari banyak kisah yang telah diperdengarkan dari para Muslim radikal yang telah datang kepada Kristus.

    "Apa yang kita lihat Tuhan lakukan adalah luar biasa," kata Dr. Youssef. "Muslim yang mengatakan mereka memiliki visi atau mimpi tentang Yesus mendengarkan saluran pengajaran kami atau menjangkau tim follow-up kami. Dan di sana mereka mendengar tentang seseorang yang mereka lihat dalam mimpi yang mengatakan kepada mereka bahwa Dia mengasihi mereka dan mati untuk mereka... Kami menyaksikan pergerakan Tuhan yang kuat. Tuhan bergerak dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan umat Islam mulai mengenal Yesus dalam jumlah yang sebelumnya dianggap mustahil."

    Baca juga: Mimpi Dan Penglihatan Akan Kristus Memicu Gelombang Besar Pertobatan Di Berbagai Negara

    *nama diubah karena alasan keamanan!

    (Sumber: Believersportal)

    4 Komentar untuk "Hendak Bunuh Orang Kristen, 'Pangeran ISIS' Justru Bertobat Dan Dibaptis"

    1. AKUlah jalan kebenaran dan hidup..Tuhan berkati.

      BalasHapus
    2. Sungguh dahsyat cara Tuhan Yesus utk mengubah keadaan menjadi baik..amin

      BalasHapus
    3. Aq mantan muslim,knp aq pindah ke Kristen krn bnyk kekejaman dlm Islam,aq jadi gelisah melihat semua kekejaman yang terjadi,lalu aq mulai belajar Alkitab dan masuk ke Kristen, skrg aq damai dlm kasih Yesus

      BalasHapus

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel