Recent Posts

    Seorang Pendeta India Ditemukan Tewas dengan Kondisi Terpenggal


    Jasad dengan kepala tepenggal dari seorang pendeta Kristen yang diculik ditemukan di tepi waduk Surangi di negara bagian Jharkhand, India timur.

    Pendeta yang dikenal dengan nama Abraham Topno, 46 tahun, diperkirakan tewas pada Selasa sore setelah diserang oleh sekitar 25 pria bertopeng, yang dicurigai sebagai Maois anti-pemerintah, menurut World Watch Monitor.


    Dia terakhir terlihat pada tanggal 1 Mei, bepergian dengan sebuah jip dengan sopir lokal Ranga Singh Munda sebelum diserang oleh sekelompok orang bertopeng.

    Inspektur polisi Gimal Kumar mengatakan bahwa pendeta Topno diculik dan dibunuh pada tanggal 1 Mei, ketika sore itu mobil yang ditumpanginya melewati hutan rindang di dekat ibukota Ranchi. Mereka [para penyerang] menarik pendeta dan sopir keluar, menutup mata mereka dan mengikat tangan mereka dengan tali. Lalu mereka memotong tenggorokan pendeta itu.

    Baca juga: 11 Tahun Dianiaya Secara Kejam di Sel Isolasi Karena Keyakinannya, Pendeta Eritrea Ini Akhirnya Dibebaskan

    "Para pria bertopeng menyuruh Ranga Singh Munda pergi dan bahwa mereka tidak ada urusan dengannya." jelas inspektur Kumar. Target mereka hanyalah dia [pendeta], katanya, dan mereka menyuruh Munda untuk melarikan diri.

    Munda saat ini dalam tahanan. Sebuah catatan ditemukan di dekat jasad, yang dibacakan dalam bahasa Hindi: 'Kematian bagi mata-mata polisi. Hidup PLGA [People's Liberation Guerrilla Army], ditandatangani Maois Anda'.

    Baca juga: Sudah Setahun, Pendeta Malaysia Diculik di Siang Bolong, Sang Istri Memohon Pembebasannya


    "Tampaknya Maois telah menargetkan dan membunuhnya hanya berdasarkan kecurigaan bahwa dia adalah seorang informan kepada polisi," kata inspektur.

    Pendeta Topno telah melayani di daerah Tamar, negara bagian Jharkhand selama hampir 25 tahun menurut kerabatnya, karena tertarik dengan kelompok suku pribumi yang tinggal di sana. Daerah hutan dekat Tamar diakui sebagai daerah yang tidak aman oleh polisi karena kehadiran Maois di sana, dan sebelumnya Topno pernah diserang pada tahun 2016, karena dituduh sebagai informan polisi.

    (Sumber: christiantoday.com)

    Belum ada Komentar untuk "Seorang Pendeta India Ditemukan Tewas dengan Kondisi Terpenggal"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel