Recent Posts

    Ditembak Saat Melayani di Gereja Pendeta Ini Memilih untuk Memaafkan Pelaku. Alasannya adalah...


    Pastor Joey Spann terkena tembakan dua kali dalam serangan senjata ketika sedang melayani di Gereja Tennessee, Burnette Chapel Church di Antiokhia, bersama dengan istrinya. Seorang pria bersenjata mendekati Gereja dan melepaskan tembakan di saat kebaktian tersebut akan segera berakhir.

    Tembakan itu mengenai dada dan tangan Joey Spann, menyebabkan kondisinya kritis. Sedangkan isterinya, Peggy, yang juga mengalami luka akibat tembakan itu, dalam kondisi stabil. Tidak hanya itu, penembakan itu juga menewaskan seorang angota jemaat dan melukai lima lainnya.

    Sebagai seorang guru, pelatih, dan pendeta, Joey Spann telah melayani selama bertahun-tahun dalam pekerjaan keagamaan di Tennessee.


    Spann mengatakan melalui semua itu, imannya tetap kokoh dan dia tidak mempertanyakan Tuhan.

    "Saya sangat bersyukur bisa hidup," katanya kepada wartawan.

    Baca juga: Seorang Pendeta Meksiko Dibunuh, Sembilan Tahun Setelah Pembunuhan Putranya

    Walapun mengalami kejadian traumatik itu, Spann menyatakan akan kembali ke mimbar, dan bertekad tetap memberitakan Injil seperti yang selalu dilakukannya. Dia merasa dirinya masih dibutuhkan oleh jemaat.

    Tepat seminggu kemudian, meski dalam kondisi sakit Spann kembali ke gereja itu. Itu artinya kembali ke lokasi kejahatan kekerasan yang hampir merenggut nyawanya.


    "Saya pikir penting untuk menampilkan diri kita tidak pahit, tidak marah, tapi kuat, tangguh, pemaaf dan penuh cinta," kata Spann. "Untuk menunjukkan kemarahan dan menunjukkan sifat tak kenal ampun justru akan sebaliknya. Itu akan lebih sulit dilakukan daripada menjadi seperti Kristus."


    "Saya ingat apa yang dikatakan Yusuf, di mana dia berkata kepada saudara laki-lakinya, 'Kalian merancangkan kejahatan, tapi Tuhan merancangkan kebaikan,'" kata Spann.

    Serangan tersebut merusak gedung gereja, tapi sekarang mereka akhirnya dapat mengganti fasilitas yang rusak berkat sumbangan dari donatur dan orang-orang yang menawarkan layanan mereka secara sukarela.

    (Sumber: believersportal.com)

    Belum ada Komentar untuk "Ditembak Saat Melayani di Gereja Pendeta Ini Memilih untuk Memaafkan Pelaku. Alasannya adalah..."

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel


    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel